Pilkada Merauke : Selisih Perolehan Suara Diatas 2 Persen, Pintu MK Tertutup Bagi Penggugat

Tribun Arafura

Tribun-Arafura.com, Merauke — Pintu Mahkamah Konstitusi (MK) dipastikan tertutup bagi penggugat Pilkada Kabupaten Merauke 2015 karena selisih perolehan suara Pasangan Frederikus Gebze, SE, M.Si – Sularso, SE dan Pasangan Drs. Romanus Mbaraka, MT – Sugiyanto, SH, MM tercatat diatas 2%.

Hal ini sejalan dengan Pasal 158 Ayat (2) Huruf a Undang-Undang Republik Indonesia  Nomor 8 Tahun 2015 yang menyebutkan, “Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk sampai dengan 250.000 (dua ratus lima puluh ribu) jiwa, pengajuan perselisihan perolehan suara dilakukan jika terdapat perbedaan paling banyak sebesar 2% (dua persen) dari penetapan hasil perhitungan perolehan suara oleh KPU Kabupaten/ Kota.” (Baca : Undang-Undang Republik Indonesia  Nomor 8 Tahun 2015).

Data rekapitulasi perolehan suara sementara oleh KPU di laman Pilkada2015.kpu.go.id/meraukekab sampai dengan pagi ini menunjukkan, Pasangan Frederikus Gebze, SE, M.Si – Sularso, SE memperoleh 58.255 suara atau 63,45% sedangkan Pasangan Drs. Romanus Mbaraka, MT – Sugiyanto, SH, MM memperoleh 33.562 suara…

Lihat pos aslinya 308 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: