Warganet Dukung Masyarakat Adat Kati-Wambon Tolak Pembangunan PLTA Sungai Kao

Tribun Arafura

WOROPKO, Tribun-Arafura.com — Pemkab Boven Digoel dan mitra pekerja bernama PT Aditya telah merencanakan pembangunan bendungan untuk PLTA di Sungai Kao, tepatnya di Distrik Woropko dan Ambatkuy, Boven Digoel, Papua. PLTA yang direncanakan berkapasitas 65,13 Megawatt itu akan memasok listrik untuk Kabupaten Boven Digoel, Merauke, Mappi dan Asmat.

Sayangnya, rencana ini ditolak masyarakat setempat karena proyek tersebut menyasar pusat-pusat kosmologi atau tempat keramat yang dihormati suku Kati-Wambon atau Muyu-Wambon secara turun-temurun. Pusat-pusat kosmologi yang disasar diantaranya Wanik Mogot, Yinimutu Motkom, Anonggan, Ayam, Takperep, Sambet Mbom, Umukit, Onongndum dan Koreom.

“Maka dengan sikap yang tegas kami menolak PLTA. Ini adalah tempat keramat dan akan merugikan anak cucu kami. Kami tidak mau ditipu seperti PT Freeport dan PT Korindo,” kata Hilarius Akyap, Ketua Dewan Adat Koleyombin. (Baca : Masyarakat Kati-Wambon dan Tokoh Adat Menolak Pembangunan PLTA di Sungai Kao Kabupaten Boven Digoel).

Rencana pembangunan PLTA yang dikampanyekan akan memenuhi kebutuhan…

Lihat pos aslinya 549 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: